(0976) 5160758 baznasprov.papua@baznas.go.id

Panduan Zakat

Zakat adalah harta tertentu yang wajib dikeluarkan setelah mencapai nishab oleh orang yang beragama Islam dan diberikan kepada golongan yang berhak menerimanya. Zakat dari segi bahasa berarti ‘bersih’, ‘suci’, ‘subur’, ‘berkat’ dan ‘berkembang’. Menunaikan zakat merupakan rukun Islam ke 4.

Landasan zakat ada dalam QS. At-Taubah [9] ayat 103 , yang berbunyi:

Syarat orang wajib berzakat:

  • Muslim
  • Merdeka
  • Baligh
  • Berakal
  • Memiliki harta yang mencapai syarat tertentu (nishab)

Syarat sah membayar zakat:

  • Niat
  • Ijab Qobul
  • Hartanya bersifat kepemilikan penuh
  • Doa

Penerima Zakat (Mustahiq)

Golongan orang yang menerima zakat telah Allah SWT terangkan dalam QS. At-Taubah [9] ayat 60:

Berikut keterangan 8 golongan tersebut:

  1. Fakir, mereka yang hampir tidak memiliki apa-apa sehingga tidak mampu memenuhi kebutuhan pokok hidup.
  2. Miskin, mereka yang memiliki harta namun tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan dasar kehidupan.
  3. Amil, mereka yang mengumpulkan dan mendistribusikan zakat.
  4. Mu’allaf, mereka yang baru masuk Islam dan membutuhkan bantuan untuk menguatkan dalam tauhid dan syariah.
  5. Hamba Sahaya, budak yang ingin memerdekakan dirinya.
  6. Gharimin, mereka yang berhutang untuk kebutuhan hidup dalam mempertahankan jiwa dan izzahnya.
  7. Fisabilillah, mereka yang berjuang di jalan Allah dalam bentuk kegiatan dakwah, jihad dan sebagainya.
  8. Ibnu Sabil, mereka yang kehabisan biaya di perjalanan dalam ketaatan kepada Allah.

Jenis Zakat

Secara umum zakat terbagi menjadi dua jenis, yaitu:

Close Menu